Berita

Sekolah Rakyat Boalemo Bertahan dengan 54 Siswa, Pemkab Siapkan Sarpras dan Gedung Baru

×

Sekolah Rakyat Boalemo Bertahan dengan 54 Siswa, Pemkab Siapkan Sarpras dan Gedung Baru

Sebarkan artikel ini

FAKTAPUBLIK.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Aula Kantor Camat Wonosari, Kamis (21/5/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, dan dihadiri Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Boalemo, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam rapat itu, Bupati Rum Pagau menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait jumlah siswa. Dari sebelumnya sekitar 70 siswa, jumlah tersebut sempat turun menjadi 66 orang dan kini tersisa 54 siswa yang masih bertahan. Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat harus tetap disyukuri dan terus dibenahi agar pelaksanaannya ke depan semakin baik.

“Walaupun ada kendala menyangkut jumlah siswa, dari kurang lebih 70 orang, turun menjadi 66 dan sekarang tinggal 54 orang yang bertahan, kita syukuri masih berjalan. Ini yang harus kita benahi kembali,” ujar Rum Pagau.

Selain mengevaluasi pelaksanaan yang sedang berjalan, Pemkab Boalemo juga mempersiapkan pengembangan Sekolah Rakyat Unggulan (SRU) yang saat ini tengah dibangun di Kecamatan Wonosari.
Menurut Bupati, pembangunan gedung tersebut akan dikembangkan secara bertahap, mulai dari jenjang SD kelas 1. Sementara untuk jenjang SMP dan SMA, bangunan yang telah tersedia ditargetkan mulai dapat dimanfaatkan pada Juni 2026, berdasarkan laporan pengawas pelaksana pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Wonosari.

Di sisi lain, Pemkab Boalemo juga tengah mempersiapkan kedatangan sarana dan prasarana pendukung Sekolah Rakyat. Sekitar 20 kontainer sarpras dijadwalkan tiba di Pelabuhan Gorontalo pada 22–23 Mei 2026 dan diharapkan sampai di Kecamatan Wonosari pada 25 Mei 2026.

Bupati meminta perangkat daerah terkait segera menyiapkan lokasi yang cukup luas untuk menampung sekaligus merakit berbagai sarana tersebut. Pasalnya, sebagian barang yang tiba masih dalam kondisi terpisah dan membutuhkan proses perakitan, termasuk meja dan kursi.
“Olehnya itu, saya berharap kepada dinas terkait bisa mempersiapkan tempat-tempat yang akan digunakan untuk perancangan barang-barang yang tiba nanti di Kecamatan Wonosari,” kata Rum Pagau.

Pemkab Boalemo berharap evaluasi secara berkala, pembangunan fasilitas baru, serta kesiapan sarana dan prasarana dapat memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat di daerah tersebut.

Dengan demikian, Sekolah Rakyat di Kecamatan Wonosari tidak hanya mampu mempertahankan keberlangsungannya, tetapi juga berkembang menjadi fasilitas pendidikan yang semakin layak dan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang optimal bagi para siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *