Berita

Waspadai Lonjakan Diare dan Malaria, Kepala Puskesmas Botumoito Imbau Masyarakat Terapkan PHBS

×

Waspadai Lonjakan Diare dan Malaria, Kepala Puskesmas Botumoito Imbau Masyarakat Terapkan PHBS

Sebarkan artikel ini

FAKTAPUBLIK.ID – Sebagai bagian dari agenda rutin bulanan, UPTD Puskesmas Botumoito kembali menggelar Mini Lokakarya (Minlok) di Aula Puskesmas Botumoito, Senin (02/03/2026). Kegiatan yang konsisten dilaksanakan setiap bulan ini menjadi forum evaluasi program sekaligus penguatan koordinasi lintas program pelayanan kesehatan, termasuk menyikapi tren peningkatan kasus diare dan malaria yang dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak menentu.

Kepala UPTD Puskesmas Botumoito, Israhmawaty Saripi, S.Tr.Kes, menegaskan bahwa perubahan musim yang tidak menentu menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya penyakit berbasis lingkungan. Kondisi cuaca yang kadang hujan dan kadang panas dinilai turut memengaruhi tren kasus tertentu di masyarakat. Oleh karena itu, pada pelaksanaan Minlok bulan ini memfokuskan pembahasan pada langkah-langkah penanganan dan pencegahan.

“Dalam minlok bulan ini, kami lebih memfokuskan pada tren kasus yang perlu penanganan segera, khususnya diare dan malaria,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih mawas diri serta konsisten menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama guna menekan penyebaran penyakit tersebut.

“Untuk itu, saya meminta dukungan penuh dari masyarakat dan seluruh sektor terkait agar kasus-kasus penyakit akibat lingkungan tidak terus bertambah. Pencegahan harus dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan air bersih, serta pemberantasan sarang nyamuk,” tambahnya.

Lebih lanjut, Israhmawaty menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadhan tidak mengurangi semangat jajaran Puskesmas Botumoito dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bulan Ramadhan tidak mengurangi semangat kami untuk terus berbuat dan melayani masyarakat. Semua program tetap kami bahas seperti biasa dalam minlok bulanan,” katanya.

Dari sisi ketersediaan logistik, ia memastikan stok obat dan kebutuhan penunjang pelayanan kesehatan masih dalam kondisi aman. Ke depan, ia berharap kerja sama tim tetap solid dan kompak demi menjaga kualitas pelayanan serta menekan lonjakan kasus diare dan malaria di wilayah Botumoito. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *