BeritaBoalemoNasionalProvinsi Gorontalo

Puskesmas Botumoito Minta Warga Jangan Malu Periksa TBC, Semakin Cepat Ditemukan Semakin Cepat Sembuh

×

Puskesmas Botumoito Minta Warga Jangan Malu Periksa TBC, Semakin Cepat Ditemukan Semakin Cepat Sembuh

Sebarkan artikel ini

FAKTAPUBLIK.ID – UPTD Puskesmas Botumoito terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing yang diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Rabu (5/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar menemukan penderita lebih awal sehingga pengobatan dapat segera dilakukan dan mata rantai penularan bisa diputus.

Kepala UPTD Puskesmas Botumoito, Israhmawaty Saripi, S.Tr.Kes., menjelaskan bahwa tracing merupakan penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan penderita TBC. Upaya ini tidak hanya menyasar pasien yang telah terdiagnosis, tetapi juga anggota keluarga maupun orang-orang di sekitarnya yang berisiko tertular.

Foto: Kapolsek Botumoito, Danramil Botumoito, Kepala Desa Patoameme.

Menurutnya, tracing menjadi salah satu strategi penting dalam pengendalian TBC karena penyakit tersebut dapat menular melalui percikan dahak saat penderita batuk, bersin, maupun berbicara. Semakin cepat kasus ditemukan, semakin besar peluang pasien untuk sembuh sekaligus memperkecil risiko penularan kepada orang lain.

“Prinsipnya sederhana, temukan orangnya, obati penyakitnya sampai tuntas. Semakin dini ditemukan, semakin cepat pula pengobatannya sehingga risiko penularan dapat ditekan,” ujar Israhmawaty.

Ia menegaskan, keberhasilan penanggulangan TBC tidak hanya bergantung pada kerja tenaga kesehatan. Peran aktif masyarakat juga sangat menentukan, terutama dalam memberikan informasi yang benar mengenai kondisi kesehatannya. Keterbukaan masyarakat akan membantu petugas melakukan pemeriksaan lebih cepat sekaligus menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Karena itu, Israhmawaty mengajak masyarakat agar tidak menyembunyikan keluhan kesehatan yang dialami. Sikap terbuka dinilai menjadi langkah awal untuk mempercepat diagnosis sekaligus memastikan pasien memperoleh pengobatan yang tepat hingga tuntas.

“Saya berharap masyarakat dapat memberikan informasi yang akurat mengenai kondisi kesehatannya. Dengan begitu, petugas kesehatan bisa segera melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan sesuai dengan kebutuhan pasien,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan dahak sebagai bagian dari penelusuran TBC. Masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan lainnya melalui program CKG, di antaranya pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, tinggi badan, serta lingkar perut sebagai upaya mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit sejak dini.

Foto: Direktur Rumah Sakit CG Boalemo, dr. Roni Imran, Kepala Puskesmas Botumoito, Israhmawaty Saripi, dan Kabid P2PL

Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan dukungan berbagai unsur lintas sektor sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian TBC, sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Botumoito Halim Iyabu, Direktur Rumah Sakit Clara Gobel Boalemo, dr. Roni H. Imran, Kepala Bidang P2PL beserta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, unsur lintas sektor, Danramil Botumoito, Kapolsek Botumoito, Kepala KUA Botumoito, Kepala Desa Patoameme, tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Botumoito, serta masyarakat yang mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *