FAKTAPUBLIK. ID – UPTD Puskesmas Botumoito terus memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) berbasis klaster. Pola pelayanan ini menekankan kerja sama seluruh tenaga kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang saling terhubung, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Komitmen tersebut menjadi pembahasan utama dalam Mini Lokakarya Bulanan yang digelar di Aula UPTD Puskesmas Botumoito, Senin (3/8/2026). Selain menjadi wadah mengevaluasi capaian program, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan pemahaman seluruh tenaga kesehatan mengenai penerapan pelayanan berbasis klaster ILP yang kini menjadi arah baru pelayanan di puskesmas.
Kepala UPTD Puskesmas Botumoito, Israhmawaty Saripi, S.Tr.Kes., mengatakan Mini Lokakarya bulan Agustus sengaja difokuskan pada penerapan ILP berbasis klaster agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya pelayanan kesehatan yang terintegrasi, berkesinambungan, dan berpusat pada kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, Mini Lokakarya bulan Agustus ini kami laksanakan berbasis klaster ILP atau Integrasi Layanan Primer. Harapannya, seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya pelayanan yang saling terintegrasi, berkelanjutan, dan benar-benar berfokus pada kebutuhan masyarakat. Saat ini kita memang sudah memasuki era Integrasi Layanan Primer, sehingga materi pemaparan dan evaluasi program juga dilakukan berdasarkan klaster ILP,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penerapan pendekatan berbasis klaster bukan hanya mengubah sistem kerja di puskesmas, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan mutu pelayanan melalui kolaborasi lintas program dan lintas profesi.
Menurutnya, dokter, bidan, perawat, analis kesehatan, serta seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Botumoito memiliki peran yang sama penting. Dengan bekerja secara terpadu, setiap petugas saling melengkapi sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan secara menyeluruh, lebih efektif, dan lebih mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Setiap petugas memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh, efektif, dan mudah diakses. Karena itu, melalui Mini Lokakarya ini kami terus memperkuat komitmen, meningkatkan sinergi antartenaga kesehatan, dan insyaallah akan terus menghadirkan berbagai inovasi agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin baik,” tutup Israhmawaty.












