FAKTAPUBLIK.ID – Langkah nyata dalam memutus mata rantai masalah sakit gigi sejak usia dini dibuktikan oleh UPTD Puskesmas Botumoito. Menggandeng Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI), Puskesmas Botumoito sukses menggelar bakti sosial sikat gigi massal sekaligus menobatkan tiga orang siswa sebagai “Duta Gigi Bersih” di SD Negeri 01 Botumoito. Rabu (09/09/2026).
Gebrakan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 PTGMI tahun 2026 ini mengusung tema besar “30 Tahun Mengabdi, Wujudkan Generasi dengan Senyum Sehat dan Ceria”. Berlangsung dengan penuh kehangatan, acara ini juga diselaraskan dengan semangat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dari Kementerian Kesehatan RI.
Kepala UPTD Puskesmas Botumoito, Israhmawaty Saripi, S.Tr.Kes., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan bakti sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi momentum edukasi kesehatan yang penting bagi anak-anak.
“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini. Bagi kami, ini bukan sekadar bentuk kepedulian atau pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejak dini agar anak-anak terbiasa menjaga kesehatan gigi dan mulut,” ungkap Israhmawaty.
Dalam kegiatan tersebut, tiga siswa dinobatkan sebagai Duta Gigi Bersih setelah melalui pemeriksaan kesehatan gigi oleh tim medis. Ketiganya dinilai memiliki kondisi gigi yang sehat, rapi, bebas dari lubang, serta tidak memiliki riwayat keluhan sakit gigi berdasarkan hasil pemeriksaan. Sebagai bentuk apresiasi, ketiga Duta Gigi Bersih tersebut juga menerima bonus dari UPTD Puskesmas Botumoito. Sementara itu, empat siswa lainnya turut membawa pulang hadiah menarik dari sesi games interaktif yang digelar dalam kegiatan tersebut.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan hadirnya drg. Rifainka Rum Pagau yang turut mendampingi para siswa. Dokter gigi tersebut memberikan edukasi sekaligus mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan kehadiran drg. Rifainka. Edukasi yang diberikan menjadi pengalaman yang menarik bagi anak-anak dan membuat kegiatan hari ini semakin semarak,” tambah Israhmawaty.
Melalui kegiatan tersebut, Puskesmas Botumoito berharap kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dapat diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Upaya ini sekaligus diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Puskesmas, PTGMI, pihak sekolah, dan orang tua dalam membangun kesadaran serta perilaku hidup sehat sejak usia dini.
Israhmawaty juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala SDN 01 Botumoito bersama seluruh guru dan staf yang telah mendukung serta memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala SDN 01 Botumoito beserta seluruh guru dan staf yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Berkat kerja sama yang baik, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, Israhmawaty menyampaikan ucapan selamat HUT ke-30 kepada PTGMI dan berharap organisasi tersebut semakin solid serta konsisten memberikan kontribusi bagi peningkatan kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-30 untuk PTGMI. Semoga ke depan PTGMI semakin solid, profesional, dan terus konsisten memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat,” pungkasnya.
Selain dokter gigi, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah anggota Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI).(Ly)












