FAKTAPUBLIK.ID – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, S.Sos., M.Si., membuka kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Kecamatan Botumoito yang berlangsung di Lapangan Pemuda Desa Potanga, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Botumoito Abdul Halim Iyabu, S.Sos., unsur Muspika, Pengurus PMI Cabang Boalemo, serta Pengurus PMI Kecamatan Botumoito.
Dalam sambutannya, Lahmuddin menegaskan bahwa Jumbara PMR bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah pembinaan karakter dan pendidikan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepedulian sosial serta semangat kemanusiaan.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki jiwa penolong dan mampu memberikan manfaat bagi sesama.
“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan Jumbara ini. Jadikan Jumbara sebagai arena belajar, berlatih, serta meningkatkan keterampilan dalam menolong sesama demi kemanusiaan,” ujar Lahmuddin.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan Jumbara tidak semata-mata ditentukan oleh kemenangan dalam setiap perlombaan. Lebih dari itu, bagaimana para pembina dan anggota PMR mampu memberikan yang terbaik, mengembangkan keterampilan, serta menjadikan pengalaman selama kegiatan sebagai bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari.
Lahmuddin juga berharap melalui Jumbara tingkat kecamatan ini dapat terpilih kader-kader PMR terbaik yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Botumoito pada Jumbara tingkat Kabupaten Boalemo hingga tingkat Provinsi Gorontalo.
Ia bahkan mendorong seluruh peserta dan pembina untuk memiliki target prestasi hingga tingkat provinsi, sehingga semangat juang dan kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan terus terjaga.
“Kita harus punya target sampai ke tingkat provinsi. Target itu menjadi pemacu semangat untuk mencurahkan segala kemampuan dan mengukir prestasi terbaik,” tegasnya.
Di sisi lain, Lahmudin memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya kepala sekolah, guru, dan pembina PMR yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, terselenggaranya Jumbara PMR di tengah kondisi daerah yang masih menghadapi musim kemarau dan keterbatasan anggaran akibat efisiensi merupakan bukti kuatnya kebersamaan, persatuan, serta keseriusan seluruh pihak dalam mendukung pembinaan generasi muda.
Ia menyebut Kabupaten Boalemo sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang menyelenggarakan kegiatan Jumbara tersebut, sehingga patut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan PMR.
“Di tengah kondisi musim kemarau dan efisiensi anggaran, kekompakan, persatuan, persaudaraan, serta keseriusan para kepala sekolah dan guru-guru membuat Jumbara ini bisa terlaksana dengan baik,” tutup Lahmudin.
Melalui kegiatan Jumbara PMR ini, diharapkan lahir generasi muda Boalemo yang memiliki karakter kuat, keterampilan pertolongan pertama, kepedulian terhadap sesama, serta semangat kemanusiaan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. (Ly)












