FAKTAPUBLIK.ID – Besarnya anggaran yang dikucurkan untuk membenahi sarana pendidikan di Kabupaten Boalemo menjadi perhatian langsung Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau. Untuk memastikan program tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan sekolah, Rum Pagau turun langsung melihat kondisi dan progres revitalisasi di lapangan.
Pada Senin (14/9/2026), Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Ahman Sarman, S.Pd., M.Pd., meninjau 20 sekolah penerima program revitalisasi di Kecamatan Paguyaman, mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawalan Pemerintah Kabupaten Boalemo terhadap program revitalisasi yang mencakup 82 sekolah di daerah itu. Tahun ini, anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat untuk mendukung revitalisasi sarana pendidikan di Boalemo mencapai lebih dari Rp100 miliar.
Dengan nilai anggaran yang cukup besar, Rum Pagau ingin memastikan pelaksanaan di lapangan tidak berhenti pada proses pembangunan fisik semata, tetapi benar-benar sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Karena itu, dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat langsung kondisi sekolah dan pekerjaan revitalisasi yang sedang berjalan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan agar program yang telah diperjuangkan untuk Boalemo dapat dilaksanakan secara tepat dan memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan.
Di sela-sela peninjauan, Rum Pagau menyampaikan bahwa mendatangkan anggaran sebesar itu ke Boalemo bukanlah perkara mudah. Menurutnya, diperlukan kerja keras dan pengawalan sejak proses pengusulan hingga anggaran tersebut berhasil direalisasikan.
“Perjuangan untuk mendapatkan anggaran sebesar ini tidaklah mudah. Selain membutuhkan Kepala Dinas yang cekatan dan sigap dalam mengawal usulan, ini semua juga berkat doa seluruh masyarakat Boalemo,” ungkap Rum Pagau di hadapan awak media.
Ia berharap program revitalisasi tersebut dapat membawa perubahan nyata terhadap lingkungan belajar di sekolah-sekolah penerima bantuan. Sarana dan prasarana yang lebih layak, aman dan nyaman diharapkan dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Boalemo.
Sebab, bagi pemerintah daerah, pembangunan sekolah bukan semata soal memperbaiki bangunan, tetapi juga tentang menyiapkan ruang yang lebih baik bagi anak-anak Boalemo untuk belajar, tumbuh dan mengejar masa depan. (Ly)












