FAKTAPUBLIK.ID – Masa depan sepak bola daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para pemain di lapangan, tetapi juga oleh keseriusan dalam membangun fondasi pembinaan sejak usia dini. Dari lapangan hijau, karakter, kedisiplinan, sportivitas, hingga mental juara generasi muda mulai ditempa.
Semangat inilah yang mewarnai pembukaan turnamen sepak bola U12 di Alun-alun Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Kamis (29/10/2026), yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, S.Sos., M.Si.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PSSI serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Lahmuddin menegaskan bahwa turnamen sepak bola usia dini tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang untuk memperebutkan kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, sehat, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Melalui aktivitas olahraga, anak-anak tidak hanya mengasah kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta menghargai lawan.
“Pemerintah Kabupaten Boalemo berkomitmen mendorong pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga. Olahraga bukan hanya sarana kompetisi, tetapi juga media pendidikan karakter dan pembentukan generasi yang sehat, cerdas, serta berdaya saing,” ujar Lahmuddin.
Ia menjelaskan, pembinaan olahraga harus dimulai sejak usia dini agar potensi anak-anak Boalemo dapat berkembang secara terarah dan berkelanjutan.
Melalui turnamen U12 ini, pemerintah daerah berharap lahir bibit-bibit pesepak bola potensial yang mampu mengharumkan nama Boalemo, baik di tingkat daerah maupun pada kompetisi yang lebih tinggi.
Lahmuddin juga menekankan pentingnya membangun mental juara sejak dini. Namun, mental juara yang dimaksud tidak semata-mata diukur dari hasil pertandingan, melainkan juga dari keberanian, semangat berlatih, sikap sportif, dan kemampuan menerima kemenangan maupun kekalahan.
“Pembinaan olahraga harus dimulai sejak dini agar generasi muda Boalemo memiliki mental juara untuk meraih cita-cita,” tegasnya.
Lebih jauh, Lahmuddin mengingatkan bahwa kemajuan Boalemo tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Investasi terhadap kualitas manusia, termasuk melalui pembinaan karakter dan pengembangan potensi anak-anak muda, merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.
Anak-anak yang saat ini berkompetisi di lapangan hijau, menurutnya, merupakan generasi penerus yang kelak akan mengambil peran dalam mewujudkan Boalemo yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
“Anak-anak inilah yang akan menjadi penerus cita-cita Boalemo. Karena itu, potensi dan karakter mereka harus kita persiapkan sejak sekarang,” tutup Lahmuddin. (Ly)












