FAKTAPUBLIK. ID – Meski pendidikan kini semakin mudah diakses tanpa biaya sekolah, tidak sedikit keluarga kurang mampu yang masih dihadapkan pada beban pengeluaran lain. Biaya seragam, perlengkapan belajar, transportasi, hingga uang saku kerap menjadi tantangan yang membuat sebagian orang tua kesulitan menyekolahkan anak-anaknya secara optimal.
Di tengah kondisi tersebut, hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 71 Kabupaten Boalemo membawa harapan baru. Program ini memberi kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan sekaligus kebutuhan dasar selama menempuh proses belajar, sehingga keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui sistem sekolah berasrama, para siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar mengajar, tetapi juga memperoleh tempat tinggal, konsumsi, perlengkapan sekolah, pembinaan karakter, serta pendampingan yang telah disiapkan pemerintah. Dengan demikian, para orang tua tidak lagi dibebani berbagai kebutuhan penunjang pendidikan yang selama ini menjadi persoalan utama.
Semangat itu terasa dalam doa dan zikir bersama yang digelar pada Kamis malam, 30 Juli 2026, di Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 Kabupaten Boalemo. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Boalemo Rum Pagau, Wakil Bupati Lahmuddin Hambali, jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat sebagai ungkapan syukur sekaligus doa agar perjalanan sekolah ini membawa manfaat bagi generasi Boalemo.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Lahmuddin Hambali menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan yang layak, tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarganya. Menurutnya, pendidikan menjadi jalan paling penting untuk membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang bagi anak-anak Boalemo meraih masa depan yang lebih baik.
Kehadiran Bupati Rum Pagau bersama Wakil Bupati Lahmuddin Hambali pada malam doa dan zikir tersebut juga memperlihatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang paling membutuhkan. Di tengah berbagai tantangan pembangunan dan efisiensi anggaran, sektor pendidikan tetap ditempatkan sebagai salah satu prioritas demi meningkatkan kualitas generasi daerah.
Lebih dari sekadar membangun gedung sekolah, Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 menghadirkan harapan baru bagi keluarga yang selama ini khawatir tidak mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Program ini menjadi ruang bagi setiap peserta didik untuk belajar, tumbuh, dan mengembangkan potensi tanpa dibayangi persoalan biaya kebutuhan sehari-hari.
Bagi banyak keluarga di Boalemo, kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 bukan sekadar hadirnya sebuah sekolah baru. Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan, sekaligus menjadi ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, mandiri, dan mampu memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. (*)












