FAKTAPUBLIK.ID — Setiap bulan, jajaran Puskesmas Botumoito kembali duduk bersama untuk melihat sejauh mana program yang dijalankan telah berjalan. Capaian dibicarakan, kendala disampaikan, dan persoalan yang ditemukan menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya.
Suasana evaluasi itu berlangsung dalam mini lokakarya Puskesmas Botumoito di Aula Puskesmas Botumoito, Jumat (2/10/2026).
Kepala Puskesmas Botumoito, Israhmawaty Saripi, S.Tr.Kes., mengatakan mini lokakarya menjadi momen penting karena jajaran tenaga kesehatan dapat mengevaluasi pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai permasalahan, sekaligus menyusun langkah tindak lanjut bersama.
“Mini lokakarya yang rutin dilaksanakan setiap bulan menjadi momen penting bagi Puskesmas Botumoito karena pada momen ini jajaran tenaga kesehatan di Puskesmas Botumoito mengevaluasi pelaksanaan program dan mengidentifikasi berbagai permasalahan serta menyusun langkah tindak lanjut bersama-sama,” kata Israhmawaty.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi antarstaf terus terjaga. Capaian maupun kendala program disampaikan secara terbuka dalam forum tersebut, sehingga setiap persoalan dapat dibahas bersama dan ditindaklanjuti dengan tepat.
“Dalam kegiatan ini juga telah disampaikan secara terbuka capaian maupun kendala program sehingga menjadi perhatian dan sama-sama akan kami selesaikan dan hasilnya akan lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Bagi Israhmawaty, evaluasi memiliki arti ketika hasilnya membawa perubahan pada pekerjaan dan pelayanan. Karena itu, setiap evaluasi harus menjadi bahan untuk memperbaiki kinerja dan mutu pelayanan.
“Setiap evaluasi ini akan selalu menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan,” tegasnya.
Ia meyakini perbaikan tersebut membutuhkan kerja sama seluruh jajaran yang dibangun dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat bersama.
“Dengan kerja sama yang disertai dengan disiplin, tanggung jawab dan semangat bersama Puskesmas Botumoito dapat selalu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas kepada masyarakat, profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tandas Israhmawaty. (*) Ly












