FAKTAPUBLIK.ID, – Karateka muda utusan Yonif TP 915/Bitu’o Boalemo kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Karate Minahasa Open Tournament 2026 yang berlangsung di GOR Wale Ne Tou, Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (5/7/2026).
Menghadapi persaingan ketat dari berbagai dojo dan perguruan karate, para atlet muda asal Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo itu tampil penuh semangat dan berhasil membawa pulang sejumlah medali pada nomor kumite (pertarungan). Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa putra-putri daerah mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di luar wilayah Gorontalo.
Adapun perolehan prestasi diraih oleh Hafids Fausta Zagma meraih Juara II Kumite Usia Dini Putra, Pindad Fausta Zagma meraih Juara III Kumite Pra Usia Dini Putra, Fatimah Azzahra Finanto meraih Juara III Kumite Pemula Putri, serta Mohamad Haikal Ibrahim meraih Juara III Kumite Pemula Putra kelas -40 kilogram.

Capaian tersebut menambah catatan positif para karateka muda Boalemo yang selama ini dikenal sebagai atlet-atlet potensial dan kerap menorehkan prestasi pada berbagai kejuaraan karate tingkat daerah maupun regional. Di tengah dominasi kontingen dari daerah yang memiliki tradisi karate kuat, para atlet muda Boalemo mampu menunjukkan daya saing dan mental bertanding yang patut diapresiasi.
Keberhasilan para atlet tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan Sensei Kapten Czi Samuel Sainyakit, Danki Zeni Yonif TP 915/Bitu’o yang juga menyandang Dan III Karate-do Perguruan KKI (Kushin Ryu M Karate-do Indonesia).
Di bawah arahan Sensei Samuel, para karateka terus ditempa tidak hanya dalam penguasaan teknik dan strategi bertanding, tetapi juga disiplin, sportivitas, serta mental juara yang menjadi fondasi utama dalam dunia karate.
Ajang Minahasa Open Tournament 2026 menjadi pengalaman berharga bagi para atlet muda Yonif TP 915/Bitu’o Boalemo untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah jam terbang menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah. Setiap pertandingan menjadi ruang pembelajaran yang memperkaya pengalaman sekaligus mengasah kesiapan mereka menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Prestasi yang diraih tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para karateka muda lainnya untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan. Lebih dari sekadar perolehan medali, keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Boalemo dan Provinsi Gorontalo karena menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang sanggup mengharumkan nama daerah di kancah olahraga karate regional. (*) Ly












