FAKTAPUBLIK.ID – Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau menegaskan pentingnya percepatan pembahasan dan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boalemo Tahun Anggaran 2027.
Ia meminta APBD induk 2027 sudah harus disahkan paling lambat pada November 2026 agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan dokumen perencanaan dan pelaksanaan program sebelum memasuki tahun anggaran baru.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Rum Pagau saat bertindak sebagai pembina Apel Korpri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Boalemo, Senin (17/8/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh kepala OPD tidak lagi mengulangi keterlambatan dalam proses penginputan maupun penyusunan dokumen anggaran. Menurutnya, APBD merupakan agenda rutin yang semestinya dapat dipersiapkan secara terencana setiap tahun, termasuk ketika dilakukan perubahan anggaran.
“APBD ini pekerjaan rutin tiap tahun. APBD-P juga begitu. Tetapi masih terlambat pengesahannya,” tegas Rum Pagau.
Ia menargetkan, setelah APBD induk 2027 disahkan pada November, seluruh OPD sudah menyelesaikan dokumen perencanaan pada Desember. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan dapat langsung dimulai sejak Januari 2027.
“APBD induk tahun 2027 pengesahannya tidak boleh melewati bulan November. Supaya bulan Desember masing-masing OPD sudah menyiapkan dokumennya, termasuk perencanaannya. Supaya bulan Januari kita sudah mulai kegiatan,” ujarnya.
Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap OPD yang masih terlambat melakukan penginputan.
Ia meminta para kepala dinas dan kepala badan lebih tegas dalam memastikan seluruh tahapan perencanaan dan penganggaran berjalan tepat waktu.
Menurut Rum Pagau, keterlambatan satu OPD tidak boleh menjadi alasan terhambatnya keseluruhan proses penganggaran daerah. Bahkan, ia menegaskan OPD yang tidak mampu menyelesaikan kewajibannya tepat waktu harus menerima konsekuensi dalam pengalokasian anggaran.
“Ada alasan, ada OPD yang belum menginput. Kalau ada OPD yang belum menginput, tidak usah dihiraukan. Tinggalkan OPD itu dan tidak perlu diberikan anggaran,” tegasnya.
Ia kembali mengingatkan seluruh Kepala Dinas dan Kepala Badan agar tidak menganggap persoalan penginputan sebagai hal sepele.
“Saya ingatkan lagi kepada Kepala Dinas, Kepala Badan, kalau ada OPD yang masih terlambat menginput, tinggalkan itu dan tidak perlu diberikan anggaran,” lanjut Bupati.
Rum Pagau menilai, ketepatan waktu dalam menyelesaikan APBD juga berkaitan erat dengan upaya pemerintah daerah memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Menurutnya, pemerintah daerah tidak mungkin secara maksimal meminta tambahan dukungan anggaran apabila pengelolaan anggaran daerah sendiri belum berjalan sebagaimana mestinya.
“Karena ini kita berpacu. Bagaimana kita meminta tambahan di pusat, sementara yang induk saja kita belum apa-apakan,” tutur Rum Pagau.
Di hadapan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati kemudian mengingatkan agar seluruh pekerjaan dilaksanakan secara profesional, dengan niat yang baik dan berorientasi pada kepentingan negara serta masyarakat.
“Makanya, saya minta bekerja secara profesional. Kalau kita profesional bekerja dengan ikhlas, insya-Allah semuanya berjalan dengan baik. Tidak usah takut,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada kepentingan pribadi yang disisipkan dalam penyusunan maupun pelaksanaan program pemerintah. Menurutnya, setiap niat dan tindakan akan dipertanggungjawabkan, sehingga seluruh aparatur harus menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kalau kita bekerja dengan ikhlas, niat baik itu Allah akan tunjukkan semua jalannya. Tapi kalau ada kepentingan sedikit, ‘Saya bikin program ini dengan mudah-mudahan saya dapat di situ,’ Tuhan tahu kalian punya hati,” ucapnya.
Karena itu, Rum Pagau menegaskan bahwa persoalan rezeki tidak perlu menjadi alasan untuk mencari keuntungan dari jabatan maupun program pemerintah. Ia mengajak seluruh jajaran Pemkab Boalemo bekerja dengan tulus, profesional dan bertanggung jawab.
“Masalah rezeki Tuhan yang atur. Yang penting bekerja dengan ikhlas semua, demi negara dan bangsa. Insya-Allah semua hal-hal yang rumit akan dimudahkan oleh Allah SWT,” pungkasnya.












