BeritaBoalemoNasionalProvinsi Gorontalo

Hari Pramuka di SMAN 2 Tilamuta, Semangat Satya dan Darma Kembali Digaungkan

×

Hari Pramuka di SMAN 2 Tilamuta, Semangat Satya dan Darma Kembali Digaungkan

Sebarkan artikel ini
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

FAKTAPUBLIK. ID — Peringatan Hari Pramuka di SMA Negeri 2 Tilamuta, Kabupaten Boalemo, berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat. Kamis (20/8/2026), seluruh siswa, guru dan tenaga kependidikan berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti upacara adat sebelum rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan.

Upacara tersebut dipimpin oleh perangkat upacara, dengan Israfani Kiyai bertindak sebagai pembina upacara sekaligus selaku Pembina Pramuka SMA Negeri 2 Tilamuta. Ia memberikan arahan kepada seluruh peserta dalam rangkaian upacara yang diikuti seluruh warga sekolah.

Peringatan Hari Pramuka yang jatuh setiap 14 Agustus itu baru dilaksanakan pada 20 Agustus. Penyesuaian jadwal dilakukan karena SMA Negeri 2 Tilamuta sepanjang Agustus cukup padat dengan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.

Meski pelaksanaannya bergeser dari tanggal peringatan, rangkaian kegiatan tetap berlangsung semarak. Upacara adat menjadi pembuka, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah perlombaan yang melibatkan para siswa.

Seruan “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” menjadi bagian dari rangkaian upacara. Kalimat tersebut mengingatkan kembali pada dua hal yang menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang Pramuka: janji yang dipegang dan pengabdian yang harus dijalankan.

Dari lapangan upacara, kegiatan kemudian bergerak ke suasana yang lebih kompetitif. Para siswa mengikuti berbagai perlombaan, di antaranya lomba vokalia, lomba tangkap bola, lomba lari kolereng, serta sejumlah perlombaan lainnya.

Setiap lomba menghadirkan tantangan yang berbeda. Ada yang menuntut keberanian tampil, ada yang membutuhkan kecepatan, ketangkasan dan konsentrasi, sementara sebagian lainnya menuntut kekompakan dan kerja sama.

Di situlah kegiatan Pramuka tidak berhenti pada barisan dan upacara. Nilai disiplin, keberanian, kerja sama dan tanggung jawab justru diuji ketika para siswa mulai berkompetisi.

Nilai-nilai tersebut mendapat ruang dalam kegiatan pendidikan di SMA Negeri 2 Tilamuta di bawah kepemimpinan Dr. La Ode Sultan, S.Pd., M.Pd. sebagai kepala sekolah. Kepramukaan menjadi salah satu kegiatan yang memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter di luar ruang kelas.

Gerakan Pramuka sendiri lahir dari perjalanan panjang pembinaan generasi muda Indonesia. Sejak diperkenalkan secara resmi pada 14 Agustus 1961, semangatnya terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Hari ini, semangat itu kembali menemukan ruangnya di SMA Negeri 2 Tilamuta.

Upacara adat menjadi pembuka. Setelahnya, lapangan dan lingkungan sekolah dipenuhi aktivitas para siswa yang mengikuti berbagai perlombaan.

Dari vokalia, tangkap bola, lari kolereng, hingga kegiatan lainnya, para siswa mendapat ruang untuk berkompetisi, berkarya dan menunjukkan kemampuan masing-masing.

Hari Pramuka memang diperingati setiap 14 Agustus. Namun di SMA Negeri 2 Tilamuta, semangatnya tidak selesai ketika upacara berakhir.

Satya diucapkan. Darma dijalankan. Semangatnya dilanjutkan melalui karya dan keberanian para siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *