FAKTAPUBLIK.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Boalemo tahun ini digelar dengan konsep berbeda. Jika sebelumnya upacara peringatan dilaksanakan secara terpisah di setiap kecamatan, tahun ini seluruh rangkaian upacara dipusatkan di ibu kota Kabupaten Boalemo.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, kepada awak media saat diwawancarai usai pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Bertempat di Lapangan Alun-alun Tilamuta. [1, 2, 3]
Lebih lanjut, Bupati Rum Pagau menjelaskan bahwa upacara dipusatkan di satu lokasi dilakukan dalam rangka efisiensi anggaran. Namun, langkah tersebut tidak mengurangi makna peringatan kemerdekaan, bahkan membuat pelaksanaannya berlangsung lebih terpusat dan semarak.
“Alhamdulillah peringatan yang dipusatkan menjadi meriah,” tutur Bupati Rum Pagau.
Di sisi lain, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak menghentikan percepatan pembangunan di Kabupaten Boalemo. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong berbagai program pembangunan meskipun kondisi fiskal daerah masih menghadapi keterbatasan.
“Dan terkait dengan pembangunan, saat ini sedang kita percepat dan kita bersyukur walaupun di tengah-tengah efisiensi karena daerah kekurangan dana, tapi dana pemerintah pusat yang masuk Boalemo jika dihitung hampir dua triliun,” jelasnya.
Menurutnya, sejumlah sektor strategis menjadi perhatian, termasuk pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan. Pemerintah saat ini mulai mendorong pembangunan sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA hingga Sekolah Rakyat.
“Mulai pembangunan sekolah dari SD, SMP, SMA dan sekolah rakyat. Jika diselesaikan pada bulan September, kita akan ketambahan anggaran revitalisasi sekolah. Nantinya juga akan ada pembangunan sekolah nasional unggulan terintegrasi serta SMA Garuda,” tegas Bupati Rum Pagau.
Percepatan pembangunan tersebut juga menyentuh sektor infrastruktur. Pemerintah daerah sementara membangun jalan dan jembatan di Desa Piloliyanga, termasuk ruas Jalan Lahumbo yang akan menembus Piloliyanga dan ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.
“Walaupun Boalemo di tengah efisiensi, tapi anggaran yang masuk Boalemo mencapai dua triliun sudah termasuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di tujuh lokasi,” pungkasnya. (Ly)












