BoalemoPolitikProvinsi Gorontalo

Wabup Boalemo Ajak Aparat Desa Hindari Sikap Saling Menjatuhkan dan Saling Sikut

×

Wabup Boalemo Ajak Aparat Desa Hindari Sikap Saling Menjatuhkan dan Saling Sikut

Sebarkan artikel ini

FAKTAPUBLIK.ID — Pemerintah Kabupaten Boalemo kembali menekankan pentingnya menjaga kekompakan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali melalui unggahan di akun Facebook pribadinya yang memuat kegiatan pembinaan aparat desa se-Kecamatan Mananggu pada Jumat (22/5/2026).

Dalam unggahan tersebut, Lahmudin menyampaikan bahwa kegiatan itu turut dihadiri Bupati Boalemo Rum Pagau dan Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Karyawan Ekaputra Noho.

“Hari ini kami bersama Bupati Boalemo Rum Pagau dan Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Karyawan Ekaputra Noho menghadiri pembinaan aparat desa se-Kecamatan Mananggu.” tulis Lahmuddin melalui unggahan tersebut.

Melalui pesan yang disampaikannya, Lahmuddin menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan kerja bersama dan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

“Kami terus mengingatkan bahwa membangun desa tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kepala desa, aparat desa, dan BPD harus solid, saling mendukung, serta fokus melayani masyarakat dengan baik.” tulisnya

Ia juga mengingatkan agar perbedaan pendapat atau persoalan yang muncul dalam pemerintahan desa tidak berkembang menjadi hubungan yang saling melemahkan.

“Jangan saling menjatuhkan, jangan saling sikut. Kalau ada persoalan, mari diselesaikan lewat musyawarah dan komunikasi yang baik. Sosial media bukan tempat untuk mempermalukan pihak manapun.” lanjut Lahmuddin Hambali.

Menurut Lahmudin, energi pemerintah desa perlu diarahkan pada hal yang lebih penting, yakni menjaga kekompakan, memperkuat pelayanan, dan memastikan pembangunan memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Energi kita harus diarahkan untuk membangun desa, menjaga kekompakan, dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Karena ketika pemerintah desa kompak, masyarakat yang paling merasakan manfaatnya.” tambahnya

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kekompakan di tingkat pemerintahan desa bukan hanya soal hubungan kerja antaraparat, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih baik dan pembangunan yang berjalan lebih efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *