FAKTAPUBLIK.ID – Meningkatnya kasus campak di sejumlah provinsi di Indonesia menjadi perhatian serius tenaga kesehatan. Meski hingga saat ini wilayah Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo belum ditemukan kasus campak, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.
Upaya promosi kesehatan terus dimaksimalkan oleh UPTD Puskesmas Botumoito melalui berbagai kegiatan sosialisasi, baik melalui media sosial, Posyandu, maupun pada setiap kegiatan desa yang melibatkan masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Botumoito.
Israhmawaty Saripi, S.Tr.Kes, menyampaikan bahwa kewaspadaan terhadap penyakit campak perlu terus ditingkatkan. Hal ini menyusul adanya surat edaran dari Kementerian Kesehatan yang mengingatkan seluruh daerah agar tetap waspada terhadap potensi penyebaran penyakit tersebut.
“Memang saat ini kasus campak masih viral di beberapa provinsi. Walaupun di wilayah Boalemo, khususnya di Kecamatan Botumoito, belum ada kasus yang ditemukan, namun kewaspadaan harus tetap menjadi prioritas utama,” ujar Israhmawaty.
Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan kesehatan anak, khususnya terkait kelengkapan imunisasi. Saat ini Puskesmas Botumoito masih terus melaksanakan kegiatan sweeping imunisasi bagi anak dan balita di bawah usia lima tahun yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Untuk mendukung program tersebut, pihak Puskesmas telah membagi tim pelaksana imunisasi di berbagai titik layanan, mulai dari Posyandu, PAUD, Puskesmas, hingga pos pelayanan kesehatan lainnya.
“Langkah ini merupakan salah satu upaya konkret dalam mencegah munculnya penyakit campak di wilayah kita. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Botumoito, agar tetap waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan serta memperhatikan kesehatan diri dan keluarga,” tambahnya.
Israhmawaty juga menegaskan bahwa jika masyarakat menemukan gejala campak pada anak, seperti demam disertai ruam pada kulit, segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala UPTD Puskesmas Botumoito saat pelaksanaan kegiatan Posyandu di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, pada Rabu (11/03/2026).
“Semoga tidak terjadi kasus campak di Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Boalemo dan lebih khusus lagi di Kecamatan Botumoito,” tutupnya.(*)Ly










