FAKTAPUBLIK.ID,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Perhitungan Suara serta Kode Etik bagi Badan Adhock dalam rangka persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024. Acara ini diadakan pada 3-5 November 2024 di Grand Q Hotel, Gorontalo, dengan dihadiri oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari seluruh wilayah Kabupaten Boalemo.
Ketua KPU Kabupaten Boalemo, Yuyun S. Antu, membuka acara dengan menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari tahapan krusial dalam penyelenggaraan pemilu. Menurut Yuyun, bimtek ini tidak hanya menjadi sarana pembekalan teknis, tetapi juga sebagai upaya KPU untuk memastikan seluruh elemen pemilu di Boalemo memahami tata cara dan standar dalam proses pemungutan serta perhitungan suara.
“Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan penting dan harus kita laksanakan,” ungkap Yuyun dalam sambutannya. Ia menjelaskan bahwa proses pemungutan dan perhitungan suara nantinya tidak lepas dari berbagai tantangan, seperti kendala teknis maupun kondisi lapangan yang tidak selalu bisa diprediksi. Namun, Yuyun optimis setiap kendala yang muncul dapat diatasi di berbagai tingkat penyelenggara, mulai dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), PPS, hingga PPK.
Yuyun juga menekankan bahwa dalam menghadapi Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang, seluruh penyelenggara, termasuk badan adhoc, harus siap menghadapi segala situasi dengan penuh profesionalitas.
Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Boalemo, Ali Sahap, turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta bimtek agar senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental. Menurut Ali, pemilihan serentak adalah momen penting yang membutuhkan energi, komitmen, dan konsistensi dari setiap penyelenggara.
“Saya berharap kita semua menjaga kewarasan, menjaga kesehatan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi pemilihan,” ujar Ali. Dirinya mengakui bahwa meskipun beban kerja dalam pelaksanaan rekapitulasi dan perhitungan suara nantinya akan lebih besar pada jenjang KPPS, namun komitmen seluruh anggota badan adhoc tetap sangat diperlukan.
Selain itu, Ali menambahkan bahwa integritas adalah hal mutlak yang harus dijaga oleh setiap penyelenggara pemilu. Proses yang adil, transparan, dan bertanggung jawab, menurutnya, akan membentuk kepercayaan publik terhadap hasil pemilu.
Dalam kesempatan yang sama, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Boalemo, Meks Lagibu, menjelaskan bahwa tujuan utama dari bimtek ini adalah agar seluruh peserta memahami secara mendalam materi tentang Pemungutan dan Perhitungan Suara (Tungsura). Ia menekankan pentingnya memahami setiap langkah dan prosedur dengan baik agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan sesuai regulasi.
“Pelaksanaan kegiatan ini sangat penting diikuti dengan baik, maka salah satu pondasi untuk ikut kegiatan ini adalah niat kita bagaimana caranya kita harus paham terkait materi Tungsura,” jelas Meks. Ia berharap, dengan pemahaman yang kuat, seluruh penyelenggara di Boalemo dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal dan meminimalkan kesalahan dalam proses pemungutan dan perhitungan suara.
Pada sesi berikutnya, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Boalemo, Febriani Selvia Biya, turut memberikan apresiasi kepada badan adhoc yang telah bekerja keras selama ini dalam tahap persiapan Pilkada. Febriani menyampaikan bahwa pengawasan yang telah dilakukan menunjukkan komitmen yang tinggi dari para anggota PPS dan PPK.
“Berdasarkan pengawasan saya selama ini, bapak ibu sudah bekerja maksimal dengan baik,” ungkap Febriani. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh peserta bimtek dapat memperhatikan setiap materi yang disampaikan, terutama terkait kode etik, tungsura, dan penerapan Sirekap.
Febriani menambahkan, kode etik adalah nilai dasar yang harus menjadi pedoman setiap penyelenggara pemilu dalam bertindak dan bersikap selama proses pemilu. Ia berharap, dengan adanya pemahaman yang baik terhadap kode etik, penyelenggaraan pemilu di Boalemo akan terjaga kredibilitas dan transparansinya.
Bimbingan teknis ini diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup bagi seluruh penyelenggara untuk melaksanakan tugasnya dengan baik pada Pilkada 2024. Integritas dan komitmen setiap anggota badan adhoc sangat penting dalam menyukseskan pesta demokrasi ini, sehingga masyarakat Kabupaten Boalemo dapat menikmati proses pemilu yang transparan, akuntabel, dan terpercaya.
Dengan adanya bimtek ini, KPU Kabupaten Boalemo berharap agar semua elemen pemilu dapat memahami perannya masing-masing dan menjaga kepercayaan publik dalam proses pemilihan kepala daerah mendatang. Hal ini sesuai dengan komitmen KPU untuk mendukung demokrasi yang sehat dan berintegritas. (*) Ly











