FAKTAPUBLIK.ID — Dalam upaya mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030, tim Nakes UPTD Puskesmas Botumoito melakukan kunjungan langsung ke rumah salah satu pasien TB di Dusun IV Milango, Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, Selasa (08/07/2025). Kegiatan ini dilakukan bersama pemerintah desa setempat sebagai bentuk sinergi dalam pencegahan penularan TB di tingkat komunitas.
Kepala UPTD Puskesmas Botumoito, Israhmawaty Saripi, S.Tr.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari investigasi kontak salah satu strategi penting dalam memutus mata rantai penularan TB. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen tenaga kesehatan di Puskesmas Botumoito dalam mendukung strategi nasional pengendalian TB menuju eliminasi pada 2030.
“Ini adalah salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan TB menuju eliminasi TB 2030. Kami mendukung sepenuhnya strategi pemerintah dalam pengendalian penyakit TB,” ujar Israhmawaty.
Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa di tahun 2025 ini punya target untuk menemukan 95 kasus baru TB dari total 511 sasaran terduga TB. Artinya, semakin banyak kasus TB yang berhasil ditemukan, justru semakin baik. Hal ini menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus berjalan efektif dan terarah.
“Jadi kalau semakin banyak penyakit TB ini ditemukan berarti semakin baik, karena bisa segera ditangani,” tambahnya optimis.
Tak lupa, Israhmawaty juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari pemerintah desa yang terus bersinergi dengan Puskesmas dalam program-program kesehatan masyarakat.
“Terima kasih atas kerja sama dari pemdes. Semoga dengan sinergi ini, Insya Allah, tahun 2030 kita bisa mencapai target eliminasi TB,”tandasnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran aktif masyarakat dan lintas sektor dalam mendukung program kesehatan nasional demi Indonesia bebas TB. (**)











