FAKTAPUBLIK.ID – Di Pusat Kota Jakarta terdapat sebuah bangunan yang megah. Bangunan itu bernama kantor DPP Partai Nasdem, adalah kantor yang terbilang paling mewah dari semua kantor DPP yang dimiliki oleh Partai Politik se Indonesia.
Di Kantor Nasdem yang megah itu terjadilah percakapan yang cukup panjang antara Rum Pagau dengan Rachmat Gobel saat menentukan siapa calon wakil Bupati Boalemo yang mendampingi Rum Pagau.
Pada saat itu,Ketua DPW 1,Partai NasDem Provinsi Gorontalo,Rachmat Gobel bertanya perihal siapa nama figur calon wakil Bupati yang diinginkan Rum Pagau. Pertanyaan Rachmat Gobel itu di jawab oleh Rum Pagau bahwa dia masih bingung sebab ada 18 orang yang masuk dalam daftar nama calon wakil bupati.
Jawaban Rum Pagau itu rupanya membuat Rachmat Gobel kaget dan sontak dibilang kebanyakan.
Mendengar hal itu, Rum Pagau berpikir sejenak, dan kemudian mengatakan bahwa dari 18 orang tersebut ia kurangi sehingga tersisa menjadi enam (6) orang.
Namun, dari enam orang figur yang masuk dalam daftar calon wakil bupati itu masih saja dibilang kebanyakan oleh Rachmat Gobel.
“Masih kebanyakan, ” sanggah Rachmat Gobel dengan singkat.
Dalam percakapan itu, akhirnya Rum Pagau mengambil keputusan dengan menyedorkan tiga nama saja.
“Siapa siapa orang itu”, tanya Rachmat Gobel. Selanjutnya Rum Pagau menyebutnya satu per satu.
Yang disebutkan oleh Rum Pagau itu Pertama, sebut saja namanya si A, bukan nama aslinya.
Kedua, bernama si B, juga bukan nama aslinya. Dan terakhir, Rum Pagau menyebut nama Lahmudin Hambali, dan seketika itu Rachmat Gobel menyetujui dengan mengatakan, oh..ya, sudah, dia itu pasangan Pak Rum. dia itu orang baik, saya kenal orangnya.
Begitulah percakapan yang terjadi di Kantor DPP NasDem yang diceritakan oleh Rum Pagau pada Selasa (27/8/2024) di Rumah Juang PAHAM Rum Pagau-Lahmudin Hambali, Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta.
Dengan demikian, Lahmudin Hambali yang telah menjadi calon wakil bupati berpasangan dengan Rum Pagau adalah bentuk perpaduan keinginan antara ketua DPW 1,Partai Nasdem, Rachmat Gobel bersama Masyarakat Boalemo.
“Lahmudin tidak pernah menghubungi saya, bahkan ketemu pun Lahmudin tidak pernah mengatakan bahwa dia siap untuk menjadi pasangan saya, ” Kata Rum Pagau.
“Sebaliknya,saya juga tidak pernah memberikan harapan kepada Lahmudin, bahkan ke pengurus atau kader golkar pun tidak pernah sama sekali,termasuk anak mantu saya (kader golkar), tidak pernah saya bicara tentang nama Lahmudin, ” Jelasnya.
Secara jujur,Rum pagau menjelaskan bahwa Lahmudin Hambali masuk dalam daftar nama pasangan calon wakil Bupati yang disedorkan kepada Rachmat Gobel,adalah atas permintaan masyarakat Boalemo.
“Alasan pertama, atas desakan masyarakat,setiap kali saya berkunjung bersilaturahmi dengan masyarakat disetiap kecamatan,saya selalu mendapat masukan dari masyarakat agar bisa berpasangan dengan Lahmudin Hambali, selalu itu yang saya dapat disetiap kali berkunjung ke masyarakat di tujuh kecamatan, Kata Dia.
“Bahkan Aliansi sahabat Rum menginginkan bahwa yang menjadi pasangan saya adalah Lahmudin Hambali. Namun dari semua masukan dan dorongan itu tidak pernah sekali pun saya jawab,” sambungnya.
Untuk itu, Rum Pagau menyampaikan bahwa terjadinya pasangan PAHAM di pemilihan kepala daerah Kabupaten Boalemo tahun 2024,adalah menjadi ketentuan dari Tuhan,Allah Yang Maha Kuasa.
“Saya tidak buru buru menentukan siapa wakil saya, Saya yakin pasti Allah memberikan petunjuk. Semua masukan dan saran dari masyarakat, saya akomodir, tapi hasilnya Allah yang tentukan, bahwa yang menjadi calon wakil bupati pendamping saya adalah Lahmudin Hambali, ” Ujarnya. (FP)
Ly.











