Bupati Rum Pagau Bersama Anggota DPD RI Fadel Muhammad Bahas Penguatan Smart School di Boalemo

FAKTAPUBLIK.ID – Langkah besar menuju pendidikan digital terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Hal ini ditandai dengan pertemuan strategis Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, bersama Anggota DPD RI, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad, dalam membahas penguatan smart school yang diharapkan menjadi fondasi lahirnya smart classroom di Boalemo.

Anggota DPD RI, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa peluncuran program smart school di Kabupaten Boalemo pada Juni lalu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Bahkan, program tersebut menjadi perbincangan di tingkat nasional karena Boalemo tercatat sebagai daerah pertama di Indonesia yang meluncurkan smart school.

“Pak Mu’ti juga sudah menyampaikan kepada saya bahwa launching smart school pertama kali di Indonesia dilakukan di Kabupaten Boalemo,” ungkap Fadel Muhammad.

Lebih lanjut, Fadel menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan saat ini menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Ia mengaku telah menjadwalkan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk membahas pengembangan internet sekolah dan penerapan smart classroom.
“Pekan depan saya akan bertemu dengan Menteri Pendidikan untuk membahas internet sekolah, termasuk konsep smart classroom,” jelasnya.

Fadel menambahkan, konsep smart classroom yang pernah ia lihat secara langsung sejauh ini baru diterapkan di Tiongkok. Ia berharap konsep serupa dapat diuji coba dan dikembangkan di Kabupaten Boalemo sebagai daerah percontohan nasional.

Sementara itu, Bupati Boalemo Rum Pagau menjelaskan bahwa implementasi smart school telah membawa warna dan semangat baru bagi dunia pendidikan di Boalemo. Meski demikian, penerapannya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan serta kebutuhan peserta didik.

Untuk jenjang Sekolah Dasar, program smart school saat ini diterapkan pada kelas 4, 5, dan 6. Sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), program tersebut telah diterapkan di seluruh kelas.

“Untuk kelas 1, 2, dan 3 SD, saya ingin lebih menitikberatkan pada pendidikan karakter serta kemampuan menulis yang baik dan indah. Sementara kelas lainnya sudah dapat menerapkan smart school,” terang Rum Pagau.

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Rum Pagau juga telah menyampaikan surat resmi kepada Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUDDASMEN) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Dalam surat tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo mengusulkan implementasi smart school pada tahun 2026 di sebanyak 190 sekolah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Boalemo.

Selain itu, Pemkab Boalemo juga mengusulkan agar pelaksanaan smart school difokuskan mulai kelas 4 SD hingga SMP, sementara kelas 1 hingga 3 SD tetap memusatkan pembelajaran pada penguatan karakter dan keterampilan dasar.

Pemerintah daerah juga berharap Direktorat Jenderal PAUDDASMEN dapat memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan kepada para guru, minimal selama tiga bulan, tidak hanya dalam satu kali pelatihan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rum Pagau yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo, Ahman Sarman, menyampaikan harapan besar agar Prof. Fadel Muhammad dapat mendorong dan mengujicobakan penerapan smart classroom di Kabupaten Boalemo sebagai daerah percontohan.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Fadel Muhammad menyatakan kesiapannya untuk menyiapkan konsep internet sekolah dan smart classroom. Dengan jejaring dan kedekatannya bersama Hasyim Djojohadikusumo, Fadel optimistis program tersebut dapat disinergikan dengan kebijakan nasional dan direalisasikan secara bertahap di Kabupaten Boalemo.

Di akhir pernyataannya, Bupati Rum Pagau berharap transformasi digital di sektor pendidikan dapat berjalan optimal, sekaligus melahirkan generasi Boalemo yang berkarakter kuat, adaptif terhadap teknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *