FAKTAPUBLIK.ID — Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti Yayasan Panti Asuhan Al Hidayah, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Jumat, 14 November 2025. Anak-anak didik dan pengurus panti menerima sedekah dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Tilamuta Cabang Limboto dengan senyum lebar dan rasa syukur yang tulus.
Penyaluran sedekah ini menjadi bukti nyata bahwa BRI Unit Tilamuta Cabang Limboto tidak hanya fokus pada layanan perbankan, tetapi juga hadir sebagai lembaga yang peduli dan menebar kebaikan bagi masyarakat. Suasana hangat dan interaksi hangat antara tim BRI dan anak anak Yayasan menunjukkan nilai kemanusiaan dan kepedulian yang mendalam.
Tradisi berbagi ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dijalankan di bawah kepemimpinan Kepala Unit BRI, Yanwar Djakaria. Konsistensi kegiatan ini tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga menanamkan pesan moral dan religius kepada masyarakat tentang pentingnya berbagi, empati, dan meringankan beban sesama.

Ucapan syukur dan terima kasih mengalir dari pihak panti. Ketua Panti Asuhan Al Hidayah, yang juga selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo, Irwan Dai, menyampaikan apresiasi kepada Branch Office Head (BOH) atau Kepala Kantor Cabang Bank BRI Limboto. Menurutnya, sedekah BRI tidak hanya meringankan kebutuhan anak-anak, tetapi juga menebarkan semangat kebaikan dan kepedulian sosial yang menginspirasi.
Kegiatan ini menegaskan bahwa BRI Unit Tilamuta Cabang Limboto hadir lebih dari sekadar institusi finansial.
Melalui aksi nyata berbagi dan peduli, bank ini menjadi teladan bagi masyarakat tentang nilai sosial dan spiritual, sekaligus membuktikan bahwa perbankan dapat menjadi sarana pendidikan karakter dan religius bagi lingkungan sekitarnya.
Di balik senyum anak-anak dan rasa syukur pengurus panti, tersirat pesan penting bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, mampu membawa berkah dan perubahan positif.
BRI Unit Tilamuta Cabang Limboto membuktikan bahwa berbagi bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari ibadah dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan dalam masyarakat. (*) Ly











