Berita

Apel Perdana Bulan Mei, Bupati Boalemo Soroti Lambannya Realisasi APBD 2026

×

Apel Perdana Bulan Mei, Bupati Boalemo Soroti Lambannya Realisasi APBD 2026

Sebarkan artikel ini

FAKTAPUBLIK.ID — Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, menegaskan sikap tegas terhadap lambannya realisasi program daerah tahun anggaran 2026. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel kerja awal bulan di Alun-alun Tilamuta, Senin (4/5/2026). Apel kerja ini dihadiri Sekretaris Daerah Prof. Dr. Ir. Nurdin Baderan, S.P., M.Si, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Dalam arahannya, Bupati Rum Pagau mengungkapkan bahwa sebagian besar program pemerintah daerah yang telah tertuang dalam APBD 2026 hingga kini belum berjalan optimal, bahkan masih berada pada tahap persiapan.

“Seharusnya program ini sudah mulai berjalan sejak 1 April, namun mengalami perubahan karena sebagian besar berkaitan dengan pembangunan infrastruktur,” tegasnya.

Ia menjelaskan, percepatan pelaksanaan program, khususnya sektor infrastruktur, menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pemerintah daerah memberikan ruang percepatan melalui mekanisme tender dini agar program sudah dapat berjalan sejak awal tahun.

“Harapannya, pada Januari hingga Februari program sudah mulai berjalan. Namun faktanya, hingga saat ini masih banyak yang belum terealisasi,” ujarnya.

Bupati Rum Pagau juga mengingatkan bahwa dirinya telah berulang kali meminta percepatan pelaksanaan program kepada seluruh OPD. Ia bahkan menyoroti adanya program tahun sebelumnya yang belum terealisasi hingga kini. Sebagai bentuk ketegasan, ia menyatakan akan mengambil langkah konkret apabila hingga Mei 2026 belum ada program yang terkontrak.

“Jika sampai bulan Mei ini belum ada yang terkontrak, maka program tersebut akan saya tarik dan dikembalikan ke OPD terkait,” tegasnya.

Ia pun meminta seluruh pimpinan OPD untuk lebih serius dan bertanggung jawab dalam menjalankan program-program daerah, terutama yang menjadi bagian dari visi dan misi kepala daerah.

“Dukungan dan komitmen seluruh OPD sangat dibutuhkan agar program pemerintah benar-benar berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo tidak akan mentolerir keterlambatan program, terutama yang berdampak langsung pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *