FAKTA PUBLIK. ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Boalemo tahun ini terasa berbeda. Semangat kemerdekaan tidak hanya dipusatkan pada seremoni 17 Agustus, tetapi telah bergerak jauh sebelumnya melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan pelajar, guru, orang tua hingga masyarakat.
Di Kecamatan Tilamuta, kemeriahan itu bahkan telah dimulai dari jenjang pendidikan paling dasar. Anak-anak TK, siswa SD dan SMP, bersama para guru, ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan menyambut bulan kemerdekaan.
Rangkaian kegiatan tersebut digerakkan melalui koordinasi lintas jenjang pendidikan di bawah Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Tilamuta, Rasid Manto.
Rasid mengatakan, persiapan dilakukan sejak awal dengan melibatkan seluruh kepala sekolah, mulai dari TK, SD hingga SMP. Koordinasi itu menjadi langkah awal untuk memastikan perayaan HUT RI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar melibatkan warga sekolah.
“Alhamdulillah dengan kerja sama yang baik terjalinlah komunikasi dan informasi yang baik pula,” ujar Rasid Manto saat diwawancarai oleh wartawan media ini, Kamis (13/8/2026).
Dari jenjang TK, semangat kemerdekaan telah diwujudkan melalui pertandingan sepak bola mini antarsekolah, Pramuka Prasiaga hingga karnaval. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari kepala sekolah maupun orang tua murid.

Antusiasme orang tua menjadi salah satu warna tersendiri dalam perayaan tahun ini. Mereka tidak hanya memberikan dukungan kepada anak-anak, tetapi ikut hadir dan mengambil bagian dalam suasana kemeriahan yang dibangun bersama.
Memasuki jenjang SD dan SMP, rangkaian kegiatan semakin beragam. Pertandingan sepak bola antarsekolah, kemah Pramuka dan gerak jalan menjadi bagian dari agenda yang disiapkan untuk menyambut HUT ke-81 RI.
Namun kemeriahan tidak berhenti pada kegiatan yang diikuti pelajar.
Para guru utusan sekolah jenjang SD dan SMP se-Kecamatan Tilamuta juga ikut turun dalam berbagai perlombaan, mulai dari lomba vokal, tarik tambang, sepak takraw hingga Dana-Dana, tarian khas Gorontalo yang membawa unsur budaya lokal ke dalam perayaan kemerdekaan.
Dengan demikian, HUT RI tahun ini tidak hanya menjadi panggung bagi siswa. Guru pun ikut menjadi bagian dari perayaan, sementara orang tua hadir memberikan dukungan.
Rasid Manto yang juga menjabat Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan sejauh ini berjalan dengan baik. Berbagai kendala yang muncul dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kerja sama antarpanitia.
Menurutnya, dukungan datang dari seluruh unsur pendidikan, baik guru TK, SD maupun SMP, serta para orang tua siswa.
“Dukungan guru dan orang tua untuk ikut dalam kegiatan menyambut dan merayakan hari ulang tahun kemerdekaan RI sangat tinggi,” kata Rasid.
Di tingkat Kabupaten Boalemo, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI berada di bawah kepanitiaan yang diketuai Ahman Sarman, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo.
Menurut Rasid, Ahman menunjukkan antusiasme besar dalam mendorong suksesnya seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini.
Keterlibatan lintas jenjang pendidikan yang begitu luas membuat suasana HUT RI ke-81 di Boalemo terasa semakin hidup. Kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara, tetapi dirasakan melalui aktivitas yang mempertemukan siswa, guru, orang tua dan masyarakat dalam satu semangat.
Untuk jenjang SD dan SMP, gerak jalan dijadwalkan berlangsung pada 16 Agustus 2026. Sementara puncak seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Boalemo akan berlangsung pada 17 Agustus 2026. Peringatan hari kemerdekaan itu akan diawali dengan upacara pengibaran bendera sekaligus peringatan detik-detik Proklamasi yang melibatkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Semarak perayaan kemudian berlanjut melalui gerak jalan yang melibatkan unsur OPD, masyarakat, serta siswa SMA, SMK dan MA sederajat, sebelum ditutup dengan upacara penurunan bendera pada sore hari. (*)












