FAKTAPUBLIK.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Aswan Djamaluddin, ST., MT., menggelar Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 Daerah Pemilihan VI Boalemo–Pohuwato di Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Kamis (2/7/2026).
Dalam dialog bersama masyarakat, berbagai persoalan yang dihadapi warga dari sejumlah dusun di Desa Lahumbo mengemuka, terutama terkait infrastruktur jalan, drainase, dan kebutuhan sektor pertanian.
Warga Dusun V Desa Lahumbo yang mayoritas berprofesi sebagai petani kelapa dan jagung menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang menghubungkan Desa Tangga Jaya dan Desa Tangga Barito, Kecamatan Dulupi. Jalan sepanjang kurang lebih delapan kilometer itu saat ini mengalami kerusakan cukup parah sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga mengingatkan bahwa pada tahun 2021 Aswan Djamaluddin pernah membantu pembangunan plat deker di wilayah tersebut. Infrastruktur yang dibangun itu hingga kini masih berdiri kokoh dan terus dimanfaatkan oleh warga. Namun, mereka berharap perhatian selanjutnya dapat diarahkan pada perbaikan akses jalan yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.
Sementara itu, warga Dusun IV Desa Lahumbo menyampaikan aspirasi berupa kebutuhan bibit dan benih pertanian. Mereka berharap adanya bantuan bibit durian, bibit alpukat, bibit jagung, serta benih jagung untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat.
Keluhan lain datang dari masyarakat Dusun I yang meminta perbaikan jalan penghubung menuju Desa Limbato dan Desa Piloliyanga di Kecamatan Tilamuta. Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi drainase yang belum memadai sehingga saat hujan deras air sering meluap dan masuk ke sejumlah rumah warga.
Persoalan drainase juga menjadi perhatian masyarakat Dusun II. Selain meminta perbaikan saluran air, warga mengusulkan agar plat deker yang saat ini dinilai terlalu sempit dapat diganti dengan jembatan berukuran lebih memadai untuk menunjang kelancaran aktivitas masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Aswan Djamaluddin menyatakan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dan pembahasan sesuai kewenangan yang ada. Ia menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian penting dalam menyerap kebutuhan riil masyarakat agar program pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan warga akan dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku sehingga dapat menjadi bagian dari agenda pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*) Ly












