FAKTAPUBLIK.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Boalemo. Kegiatan strategis ini berlangsung selama empat hari, 14–17 Januari 2026, bertempat di Kota Bandung.
Sebanyak 16 aparatur terbaik yang merupakan calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses penyiapan kepemimpinan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.
Bimtek ini menjadi langkah sistematis Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam membangun sumber daya aparatur yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat secara moral dan karakter, sejalan dengan tuntutan tata kelola pemerintahan modern.
Sebagai pelaksana, BKPSDM Kabupaten Boalemo menghadirkan narasumber nasional berkompeten dan berpengalaman, di antaranya Prof. Dr. Sadu Wasistiono, M.Si, Prof. Dr. Yonathan Wiyoso, M.Si, serta Dr. Rita Kardiansu, M.Si, S.Psu, Dipu, TAA. Para pakar tersebut memberikan pembekalan komprehensif mulai dari kepemimpinan birokrasi, manajemen pemerintahan, hingga penguatan karakter aparatur negara.
Dalam sambutannya, Bupati Boalemo Drs. H. Rum Pagau menegaskan bahwa esensi utama dari bimbingan teknis ini adalah peningkatan kapasitas kepemimpinan (capacity building) yang menyentuh aspek paling fundamental, yakni integritas dan karakter.
“Yang paling utama dalam bimtek ini adalah integritas dan pendidikan karakter. Integritas adalah pondasi utama seorang pemimpin pemerintahan,” tegas Rum Pagau.
Selain integritas, Bupati juga menekankan pentingnya kepemimpinan visioner dan bertanggung jawab. Ia meminta para narasumber untuk mentransfer ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai kepemimpinan kepada seluruh peserta, agar kelak mampu memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Bupati juga menyoroti perencanaan pembangunan sebagai kunci keberhasilan kebijakan daerah. Menurutnya, kualitas perencanaan harus terus ditingkatkan karena menjadi fondasi utama dalam mewujudkan program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Tak kalah penting, peserta dibekali pemahaman mendalam tentang manajemen keuangan daerah, mengingat pimpinan OPD merupakan pengelola keuangan negara yang dituntut bekerja secara transparan, akuntabel, dan taat regulasi.
Dalam arahannya, Bupati Rum Pagau turut menekankan urgensi manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan.Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan dan program tidak lepas dari tantangan, sehingga pimpinan OPD harus mampu mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko secara cermat dan profesional.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil bimtek ini akan menjadi bagian penting dalam melengkapi proses penilaian pada tahapan seleksi yang telah dilalui sebelumnya. Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan.
“Ikuti bimtek ini dengan serius. Ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga menjadi bekal penting jika suatu saat dipercaya mengikuti seleksi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di daerah lain,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, ia dapat meninggalkan warisan kepemimpinan daerah berupa pemimpin-pemimpin yang handal, profesional, dan berintegritas tinggi. Ia juga berpesan agar pejabat yang kelak dilantik mampu menjadi pelayan masyarakat yang bekerja dengan hati, mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dalam sambutannya, Bupati turut mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto saat peresmian Sekolah Rakyat, bahwa negara lebih menghargai orang yang berasal dari latar belakang sederhana namun jujur dan berhasil, dibandingkan mereka yang pintar tetapi terjerumus dalam praktik korupsi. Pesan tersebut, menurutnya, menjadi pengingat penting bagi seluruh aparatur negara.
“Semoga pelatihan ini benar-benar membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas kepemimpinan aparatur dan menghadirkan kemajuan nyata bagi Kabupaten Boalemo yang kita cintai,” tandasnya.






