Berita

Krisis Air Bersih di Sejumlah Kecamatan Segera Diatasi, Ini Penjelasan Direktur PDAM Boalemo

×

Krisis Air Bersih di Sejumlah Kecamatan Segera Diatasi, Ini Penjelasan Direktur PDAM Boalemo

Sebarkan artikel ini

FAKTAPUBLIK.ID – Krisis air bersih yang selama ini melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Boalemo kini mulai ditangani melalui langkah konkret yang dikawal langsung oleh Direktur PDAM Boalemo, Haryono Bokingo, SE. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Perumda terus mendorong percepatan realisasi sejumlah program strategis guna menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

Upaya ini difokuskan pada peningkatan kapasitas dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Wonosari, Paguyaman, dan Mananggu yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Hal ini disampaikan Haryono Bokingo saat mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Boalemo dalam kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Selasa (7/5/2026).

“Sebagai Direktur PERUMDA Boalemo, saya berkesempatan mendampingi Bupati dan Wakil Bupati dalam kunjungan ke Kementerian PUPR. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Boalemo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa fokus utama pendampingan adalah mendorong peningkatan SPAM Wonosari, dengan cakupan layanan yang diproyeksikan menjangkau hingga Kecamatan Paguyaman. Program ini dinilai sebagai solusi jangka panjang atas krisis air baku yang hingga kini masih dirasakan masyarakat.

“Kami mendampingi Bapak Bupati untuk memastikan usulan SPAM Wonosari menjadi prioritas di tingkat pusat. Pak bupati dan Wakil Bupati bekerja keras bagaimana untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini bisa terealisasi tahun ini maupun tahun 2027 untuk mengantisipasi air bersih yang ada di Kecamatan Paguyaman dan Wonosari dan terutama mendukung sekolah Rakyat yang mungkin tahun sementara pembangunan

Target kami, program ini dapat terealisasi pada tahun ini atau paling lambat 2027. Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, termasuk untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat yang sedang dibangun,” tegas Haryono.

Selain itu, dua program prioritas lainnya juga turut diperjuangkan, yakni perluasan jaringan SPAM Dulupi dan pembangunan SPAM Mananggu. Perluasan jaringan SPAM Dulupi direncanakan untuk menjangkau Desa Bongo Nol, Huwongo, Batu Kramat, dan Saripi yang hingga kini belum terlayani secara optimal.

Sementara itu, pembangunan SPAM Mananggu akan difokuskan pada pembangunan intake serta infrastruktur baru guna mengatasi defisit air bersih di wilayah tersebut.

Di akhir pernyataannya, Haryono mengajak masyarakat untuk turut memberikan dukungan terhadap upaya yang sedang diperjuangkan pemerintah daerah.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar perjuangan ini dapat segera membuahkan hasil. Harapan kami jelas, seluruh masyarakat Boalemo dapat menikmati layanan air bersih yang merata dan berkualitas,” pungkasnya. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *