FAKTAPUBLIK.ID – Kepala UPTD Puskesmas Botumoito, Israhmawaty S.Tr.Kes, menegaskan bahwa masalah gizi masih menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara berkelanjutan melalui edukasi sejak dini.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan pada kegiatan Pencanangan Edukasi Gizi Nasional dalam rangka Hari Gizi Nasional ke-66 Tingkat UPTD Puskesmas Botumoito, yang dilaksanakan di SMP Negeri 04 Botumoito, Rabu (27/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung lancar, tertib, dan sukses.

“Masalah gizi masih menjadi tantangan serius, mulai dari stunting, anemia pada remaja dan ibu hamil, hingga meningkatnya kasus obesitas dan penyakit tidak menular. Karena itu, edukasi gizi menjadi langkah strategis yang harus terus diperkuat,” ujar Kapus Israhmawaty.
Ia menjelaskan, perbaikan gizi tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan makanan semata, tetapi juga menyangkut pemahaman masyarakat terhadap pola konsumsi yang seimbang, aman, dan bergizi.
“Edukasi gizi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Dengan pemahaman gizi yang baik, kita bisa menekan berbagai masalah kesehatan di masa depan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Botumoito, Kapolsek Botumoito, Danramil Botumoito, Kepala KUA Botumoito, Perwakilan Badan Gizi Nasional, Kepala Desa Hutamonu, Ketua TP PKK Desa Hutamonu, Kepala SMPN 04 Botumoito beserta jajaran, serta tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Botumoito.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama siswa, guru, pimpinan lintas sektor Kecamatan Botumoito, dan tenaga kesehatan, dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama, pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri, skrining anemia dan TB, pengukuran berat dan tinggi badan, hingga sosialisasi edukasi gizi seimbang.
Israhmawaty juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik dan sukses.
“Terima kasih atas dukungan dan kerja sama lintas sektor yang sangat baik. Semoga kegiatan ini memberi dampak positif dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang untuk masa depan yang gemilang,” pungkasnya. (Ly)






