Empat Tahun Memimpin, Irwan Dai Purna Bakti dan Serahkan Estafet ke Pemimpin-Pemimpin Muda

FAKTAPUBLIK.ID — Acara Serah Terima Jabatan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Senin,24 November 2025 menjadi momen penting bagi Irwan Dai yang resmi memasuki masa purna bakti. Setelah empat tahun memimpin, ia menyerahkan estafet kepemimpinan sekaligus menutup perjalanan panjang pengabdiannya di sektor pendidikan dan kebudayaan.

Dalam sambutan purna tugasnya, Irwan Dai menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar rotasi struktural, tetapi bagian dari proses regenerasi yang telah ia bangun selama masa kepemimpinannya.

“Perubahan ini hadir karena saya memasuki masa purna bakti. Dan saya percaya, sebuah kepemimpinan dikatakan berhasil ketika mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru. Di masa tugas saya, alhamdulillah lahir pemimpin baru yang siap meneruskan langkah dan amanah ini,” ungkapnya.

Pernyataan Irwan tersebut menggambarkan keyakinannya bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boalemo kini memiliki talenta-talenta kuat yang siap mengambil peran lebih besar. Ia menyebut bahwa kehadiran pemimpin baru bukan sekadar pengganti, tetapi bagian dari proses tumbuhnya “mutiara dan permata baru” dalam organisasi.

Dalam kesempatan itu, Irwan memberikan apresiasi kepada jajaran kebudayaan yang selama ini bekerja maksimal. Ia menilai Kabid Kebudayaan yang baru, Rasid Manto, sebagai figur berkualitas dan berprestasi.
“Beliau bukan orang baru, tetapi penerus kepemimpinan yang melanjutkan fondasi yang telah dibangun sebelumnya,” ujarnya.

Rasid Manto resmi menggantikan Abdul Alparis Babuta yang kini dilantik sebagai Camat Tilamuta.

Kepada Sekretaris Dinas Pendidikan yang baru, Ahman Sarman—yang juga dipercaya sebagai Plt Kadis—Irwan menyampaikan keyakinan bahwa seluruh pegawai dinas merupakan SDM handal dan siap bekerja dalam berbagai kondisi.

“Di dinas ini semua pegawainya pekerja keras. Baik PPPK, PPPK paruh waktu, maupun ASN, semuanya terlatih dan dapat diandalkan,” katanya.

Ia turut menyinggung berbagai prestasi yang telah dicapai selama masa kepemimpinannya, yang menurutnya merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran.

Menutup sambutannya, Irwan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam apabila selama ia memimpin terdapat kekurangan atau kekhilafan.
“Setiap perjalanan pasti ada kekurangan. Untuk itu saya memohon maaf, baik atas kesalahan yang disengaja maupun tidak,” tuturnya.

Ia berharap pemimpin baru dapat membawa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boalemo semakin maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya percaya nakhoda baru akan membawa dinas ini melangkah lebih baik dan lebih jauh ke depan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *