FAKTAPUBLIK.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo mengambil langkah strategis dalam menyikapi kebijakan efisiensi anggaran Tahun 2026 dengan menerapkan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tanpa berdampak pada pola kerja tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau saat memimpin Apel Kerja Awal Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Boalemo, Senin (5/1/2026), yang diikuti Wakil Bupati Boalemo, Sekretaris Daerah, para Asisten, pimpinan OPD, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Bupati Rum Pagau menjelaskan bahwa efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Pusat berdampak pada pengurangan anggaran daerah hingga kurang lebih Rp90 miliar. Namun, kondisi tersebut direspons pemerintah daerah dengan kebijakan kerja yang tetap menjaga efektivitas kinerja ASN serta keberlangsungan pelayanan publik.
“Sebagai langkah strategis, pemerintah daerah menetapkan ASN bekerja di kantor selama tiga hari, yakni Senin, Selasa, dan Rabu. Sementara Kamis dan Jumat diberlakukan kerja dari rumah atau WFA,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kebijakan WFA hanya berlaku di wilayah Kabupaten Boalemo dan ASN tidak diperkenankan melaksanakan pekerjaan dari luar daerah. Ia juga menekankan bahwa kebijakan tersebut tidak berlaku bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
“Untuk guru dan tenaga kesehatan tetap melaksanakan tugas seperti biasa, karena mereka tidak termasuk dalam kebijakan WFA,” tegasnya.
Bupati menambahkan, kebijakan WFA ini diterapkan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan optimalisasi kinerja aparatur, tanpa mengganggu pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap seluruh ASN tetap bekerja secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab, sehingga pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, tetap berjalan optimal meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran. (Ly)






