FAKTAPUBLIK.ID – Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PERUMDA) Tirta
Kabupaten Boalemo, untuk sementara menghentikan proses pengolahan dan pendistribusian air bersih kepada pelanggan.
Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya tingkat kekeruhan air secara tiba-tiba di Intake Ayuhulalo yang memiliki kapasitas 40 liter per detik. Kondisi tersebut diduga kuat akibat terjadinya longsor di wilayah hulu sumber air.
Direktur Perumda Tirta Kabupaten Boalemo, Haryono Bokingo, SE, menyampaikan bahwa langkah penghentian sementara ini dilakukan demi menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat.
“Untuk sementara waktu, proses pengolahan dan distribusi air kami hentikan karena kondisi air baku yang sangat keruh. Ini diduga akibat longsor di area hulu,” ujar Haryono.
Ia menjelaskan, saat ini tim teknis Perumda telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penanganan secara langsung, guna mempercepat pemulihan layanan.
“Kami sedang melakukan upaya penanganan di lapangan agar pelayanan dapat segera kembali normal,” tambahnya.
Pihak Perumda Tirta Boalemo juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, serta mengimbau masyarakat untuk sementara waktu dapat menampung air secukupnya sebagai langkah antisipasi.
“Kami mohon pengertian dari seluruh pelanggan atas kondisi ini. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar distribusi air dapat segera kembali normal,” tutup Direktur PDAM. (Ly)










