BoalemoPolitikProvinsi Gorontalo

Wakil Bupati Boalemo Bawa Aspirasi Nelayan ke Rakornas KKP, Pengembangan Kampung Nelayan Jadi Fokus Pembahasan

×

Wakil Bupati Boalemo Bawa Aspirasi Nelayan ke Rakornas KKP, Pengembangan Kampung Nelayan Jadi Fokus Pembahasan

Sebarkan artikel ini

FAKTAPUBLIK.ID, JAKARTA – Di tengah upaya pemerintah pusat mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional, Kabupaten Boalemo terus berupaya memastikan masyarakat pesisir tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut merasakan manfaat langsung dari berbagai program strategis yang digulirkan pemerintah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta,Kamis (2/7/2026).

Rakornas tersebut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Ketua Komisi IV DPR RI, pejabat Eselon I dan II KKP, unsur TNI, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, serta kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Di sela-sela kegiatan, Lahmuddin Hambali melakukan pertemuan dan diskusi langsung dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf.

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas sejumlah program yang sedang dan akan dilaksanakan di daerah, terutama program pembangunan Kampung Nelayan yang saat ini menjadi salah satu perhatian pemerintah pusat.

Dalam pembahasan itu, perkembangan pembangunan Kampung Nelayan di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, menjadi salah satu topik utama. Program yang didukung anggaran sekitar Rp22 miliar tersebut diproyeksikan tidak hanya memperbaiki kawasan permukiman nelayan, tetapi juga menghadirkan sarana pendukung yang dapat meningkatkan produktivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan kawasan permukiman nelayan yang lebih tertata, sekaligus memperkuat fasilitas pendukung usaha perikanan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Tidak berhenti di Pentadu Barat, Pemerintah Kabupaten Boalemo juga mendorong agar manfaat program serupa dapat menjangkau wilayah pesisir lainnya. Dalam pertemuan tersebut turut dibahas rencana pengembangan program Kampung Nelayan pada sejumlah desa yang telah mendapatkan dukungan pemerintah pusat untuk tahun 2026.

Empat desa yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan program tersebut yakni Desa Tabulo Selatan di Kecamatan Mananggu, Desa Patoameme di Kecamatan Botumoito, Desa Tabongo di Kecamatan Dulupi, dan Desa Bubaa di Kecamatan Paguyaman Pantai.

Jika terealisasi sesuai rencana, program tersebut akan menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat kawasan pesisir Boalemo sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat nelayan di berbagai wilayah.

Menurut Lahmuddin Hambali, dukungan yang terus diberikan Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadi sinyal positif bagi pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Boalemo yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

“Pemerintah Kabupaten Boalemo berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar seluruh program yang telah dialokasikan dapat terlaksana secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap program-program ini mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menjadikan kawasan pesisir Boalemo lebih maju, produktif, dan berdaya saing,” ujar Lahmuddin.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai program pembangunan sektor kelautan dan perikanan diharapkan tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi nelayan, pembudidaya, serta pelaku usaha perikanan di Kabupaten Boalemo. (*) Ly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *