FAKTAPUBLIK.ID – Peringatan Hari Kartini tahun 2026 di Desa Tapadaa, Kabupaten Boalemo, menjadi momentum refleksi mendalam terhadap kondisi kesejahteraan anak perempuan. Hadir di tengah masyarakat, Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, S.Sos, M.Si, memberikan peringatan keras terkait meningkatnya angka kekerasan dan pelecehan terhadap anak di bawah umur, Kamis (23/04/2026).
Acara yang diprakarsai oleh Pemerintah Desa Tapadaa bersama Karang Taruna ini berlangsung di halaman Kantor Desa Tapadaa. Turut hadir Camat Botumoito Abdul Halim Iyabu, S.Sos, Kepala Desa setempat, serta tokoh masyarakat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Lahmudin Hambali mengungkapkan data yang mengkhawatirkan. Ia mencatat bahwa saat ini telah terdapat 88 kasus kekerasan anak yang masuk dalam laporan kepolisian. Mirisnya, hanya dalam kurun waktu tiga hari terakhir, ia menerima empat laporan tambahan terkait kekerasan dan pelecehan seksual, termasuk kasus yang terjadi di wilayah Kecamatan Botumoito.
“Di momen Hari Kartini ini, kita harus merenung. Ibu Kartini telah berjuang habis-habisan untuk emansipasi perempuan, namun saat ini justru banyak anak perempuan kita yang menjadi korban pelecehan hingga mengalami depresi,” tegas Lahmudin di hadapan warga.
Ia menganalisis bahwa salah satu pemicu kerentanan ini adalah kurangnya pengawasan orang tua, terutama ketika anak ditinggal sendirian di rumah karena tuntutan ekonomi. Oleh karena itu, ia meminta peran aktif Pemerintah Desa dan ibu-ibu penggerak Dasawisma untuk menjadi garda terdepan dalam pengawasan lingkungan.
“Jangan sampai kasus ini bertambah karena taruhannya adalah masa depan anak-anak kita. Saya minta kepada seluruh orang tua, jagalah anak perempuan kalian. Jangan biarkan mereka berjuang sendiri tanpa perlindungan di rumah,” tambahnya.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya memaknai Hari Kartini sebagai seremoni pembangunan desa dan daerah, tetapi juga sebagai komitmen bersama dalam memastikan anak-anak sebagai generasi penerus dapat tumbuh dengan sukses dan aman dari segala bentuk kekerasan. (Ly)










