BoalemoPolitikProvinsi Gorontalo

Bupati Rum Pagau Ingatkan Kepala Desa: Jabatan Ini Amanah, Bukan Jalan Mengembalikan Modal Politik

×

Bupati Rum Pagau Ingatkan Kepala Desa: Jabatan Ini Amanah, Bukan Jalan Mengembalikan Modal Politik

Sebarkan artikel ini

FAKTAPUBLIK.ID — Suasana pelantikan Penjabat Antar Waktu (PAW) Kepala Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo, Rabu (11/3/2026), menjadi panggung penegasan moral dari Bupati Boalemo, Rum Pagau. Di hadapan para pejabat desa yang baru dilantik, ia mengingatkan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas.

Dalam arahannya yang penuh penekanan, Rum Pagau menyampaikan bahwa kepala desa pada hakikatnya merupakan representasi kekuasaan negara di tingkat paling dekat dengan rakyat. Karena itu, ia meminta agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tidak disalahgunakan.

“Pemimpin di tingkat desa itu ibarat wakil negara di tengah masyarakat. Karena itu jaga amanah ini dengan baik. Jangan sampai jabatan yang diberikan justru digunakan untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan aturan dan kepercayaan rakyat,” tegas Rum Pagau saat memberikan sambutan dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo.

Bupati juga menyinggung realitas politik yang sering terjadi dalam proses pemilihan kepala desa maupun jabatan publik lainnya. Ia mengingatkan bahwa kekuasaan yang diperoleh melalui praktik politik uang berpotensi melahirkan pemerintahan yang tidak sehat.

Menurutnya, kepercayaan rakyat adalah fondasi utama kepemimpinan. Tanpa dukungan masyarakat, seseorang tidak mungkin bisa duduk sebagai kepala desa atau pemimpin daerah.

“Dalam setiap kontestasi selalu ada dinamika. Ada yang mengeluarkan banyak biaya tetapi tidak terpilih, ada pula yang tidak mengeluarkan uang justru dipercaya oleh masyarakat. Itu artinya kepercayaan rakyat jauh lebih kuat daripada sekadar kekuatan materi,” ujarnya.

Rum Pagau menegaskan bahwa pemilihan pemimpin yang bebas dari praktik uang akan melahirkan pemerintahan yang lebih bersih dan berintegritas. Ia menilai bahwa politik uang hanya akan menciptakan beban moral bagi pemimpin yang terpilih.

“Kalau jabatan diraih dengan membeli suara, maka yang terjadi adalah upaya mengembalikan modal. Di situlah awal mula kekacauan pemerintahan,” kata Rum Pagau dengan nada serius.

Karena itu, ia meminta para kepala desa yang baru dilantik agar benar-benar memegang teguh amanah yang telah dipercayakan. Tanpa beban politik uang, menurutnya seorang pemimpin desa memiliki ruang lebih besar untuk bekerja secara tulus demi kepentingan masyarakat.

“Kalau tidak ada beban politik, maka bekerja pun akan lebih ringan. Tinggal bagaimana kita menunjukkan pengabdian yang sungguh-sungguh kepada rakyat,” pungkasnya.

Pelantikan Penjabat Antar Waktu Kepala Desa tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk kembali menegaskan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *