FAKTAPUBLIK.ID — BOALEMO. Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-79 Tingkat Kabupaten Boalemo, yang dipusatkan di Alun-alun Tilamuta, Selasa (28/10/2025).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., Ketua TP-PKK Kabupaten Boalemo Ny. Hartati Moha Pagau, S.Pd., M.Si., Wakil Ketua TP-PKK Ny. Rina Sarkam Hambali, S.T., jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta ASN, PPPK, para pemuda, dan siswa-siswi SD hingga SMP se-Kabupaten Boalemo.
Dalam amanatnya, Bupati Rum Pagau menyampaikan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda merupakan refleksi semangat persatuan dan tekad kaum muda dalam membangun bangsa. Ia menegaskan bahwa pemuda dan pemudi Indonesia harus terus bergerak, berkarya, dan berinovasi demi kemajuan bangsa.
“Pemuda dan pemudi harus terus bergerak, berkarya, dan berinovasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju. Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema ‘Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu’, yang mengingatkan kita semua bahwa kemajuan bangsa tidak akan terjadi tanpa partisipasi aktif generasi muda,” ujar Bupati.
Rum Pagau juga menyoroti pentingnya peran pemuda di tengah era digitalisasi yang serba cepat. Menurutnya, pemuda masa kini tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus tampil sebagai pelaku perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Di tengah perkembangan dunia digital, pemuda Indonesia harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan hanya penonton. Kita hidup di zaman yang serba cepat dan penuh tantangan, dan generasi muda harus siap menjawabnya dengan kreativitas dan semangat kolaborasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui berbagai program pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan.
> “Mari kita bersama-sama mengambil langkah nyata dalam mengembangkan potensi pemuda. Teruslah bergerak dan bergandengan tangan tanpa memandang perbedaan, demi membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, maju, dan sejahtera,” tutup Bupati.
Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Para peserta upacara, khususnya kalangan pemuda dan pelajar, terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi simbol kebangkitan generasi penerus bangsa tersebut. (*)






